10 comments on “Keluarga Markus Krispul Datangi KODIM, DPRD dan Polres

  1. I am very proud of the development of the younger generation Fakfak today that showed a very significant increase, they have grown into a young generation of critical and have a good intellect in various aspects, but it makes us very sad fact that local governments do not show good faith to provide space for them to get together to explore their capabilities into something useful and beneficial to society Fakfak and regional economic growth. friends and relatives when you are outside the area is very potential and calculated by the citizens of the community in general. I hope the government must change the paradigm Fakfak potential approach to the younger generation as the beginning of the desire to build a comprehensive and Fakfak better future.

    I also invite friends in order to use the media as a vessel HMS Radio communication development, especially in expressing ideas they had, it’s something we should do for society is no longer trapped in a political interest group but can evolve over time and progress according to age. see just how great a potential resource in the district Fakfak but who cares, who wants to think, why be like that?

    my thanks to friends who are very proactive to exercise social control and give appreciation to the loyal HMS Radio update Fakfak election developments and other issues of social problems.

    ZAINAL ABIDIN BAY
    JAYAPURA

    Suka

  2. saudaraku di fak2, saya jg sangat setuju dgn masukan/pendapat adik adik yg mengomentari rubrik ini, yang hrs dicermati untuk dijauhi dr sifat setan/iblis adalah sifat iri, dengki, suka menghasut adu domba dan lain lian sifat2 tercela yg dilarang agama.

    Suka

  3. Tidak usah bikin aksi demo lagi, intinya sekarang kita sama-sama bergandeng tangan untuk membangun tali persaudaraan yang erat, menjadi keluarga besar aman damai dan sejahtra.

    Sekarang ini tidak usah kita bilang mana yang salah dan mana yang benar.

    Kasian tong punya orang tua-tua dong sudah berharap baru
    kalau begini kapan baru kota maju………….. kota pala fak-fak tercinta.

    By Emanuel Wouw di manokwari papua barat.

    Suka

  4. (kalau mau “mari bicara ” ekonomi..politik masyarakat udah lelah)
    Perlu diketahui..!!! bahwa harga dasar biji Pala di Pasar Dunia itu Rp. 320.000,-/Kg, (belum termasuk harga bunga pala yang jauh lebih tinggi). kalaulah kita berhitung pada produksi pala/musim difak-fak (menurut data pemkab) 450-500 ribu ton/tahun, maka coba anda hitung berapa sebenarnya penghasilan masyarakat adat dan PAD (suplementary budged) kabupaten Fakfak/Tahun…setidaknya pendapatan tsb akan jauh lebih besar dari APBD Kab. Fakfak.

    untuk mensejahterakan masyarakat dan mengup-grade suplementary budged daerah kita !! melahirkan
    Pertanyaan :
    1. maukah DPRD membuat regulasi/perda (political will) yang mampu memproteksi (affirmative act) kebijakan perdagangan Pala (mekanisme jual beli) dalam daerah sampai dengan pelabuhan/pasar tujuan ekspor (hulu s/d hilir);
    2. maukah Pemkab mendirikan BUMD (Badan Usaha Milik Daerah) sekaligus melakukan penyertaan modal Pemkab/dan atau dapat mengajak pihak ke-Tiga (operational share) untuk membeli Pala secara langsung dari masyarakat adat dan termasuk membangun sistim pengelolaan (comperehensive treatmean) dengan asas profitabilitas;
    3. maukah Pemkab dalam hal ini leading sector (dinas terkait: Pertanian & Perkebunan) melakukan supervisi langsung dan memberikan pendampingan kepada masyarakat adat untuk meningkatkan/mempertahankan produksi pala guna mempertahankan kemampuan supply and demand;
    4. maukah leading sector (dinas terkait : Perdagangan) menjajaki tujuan pasar export (market destination) atau membangun komunikasi pasar secara variatif yang langsung dengan pihak buyer (pembeli) di pasar internasional (bukan ke surabaya ya).

    kalau kita “mau” melaksanakan depend variable diatas
    maka dapat dibayangkan bahwa masyarakat adat kita akan menjadi masyarakat sejahtera dan makmur.
    bukankah itu tujuan pembangunan ??
    tapi ???. tks.

    by Zainal Abidin Bay

    Suka

  5. sampai hari ini tentang 2 kata “Mari Bicara” difakfak masih sangat terlalu mahal…hanya bagi mereka yang arif dan mau menghormati asas kebersamaan sajalah yang masih memegang 2 kata tsb.
    pertanyaannya, masih tersisa berapakah mereka2 yang mau mengajak kita untuk “Mari Bicara” sementara mereka terbelah-belah…..tidak ada lagi yang bisa menjadi “orang tua” bagi kita semua.

    ” Mari Bicara ” bisa dilaksanakan apabila “Mereka” :
    1. bisa menerima kritik dan saran dari generasi muda dan
    lapisan masyarakat, serta intelektual muda kita;
    2. berjiwa kritis dan siap menghadapi masyarakat kritis;
    3. memiliki sense of belonging dan commont sense yang
    kuat ;
    4. menghargai setiap perbedaan, demokratis dan moderat;
    5. mampu menghilangkan rasa saling curiga kepada orang
    lain;
    6. berjiwa kolektif dan mengenal masyarakat bukan karena
    kepentingan group (interest group), dll yang berlaku
    mencederai untuk itu.

    saya sebagai warga masyarakat fakfak sangat mengidam-idamkan kehidupan moderat seperti itu, masih adakah ???
    kecuali “Mari Bicara” diantara kita dan kita (baca : anak-anak), tks.
    by ZAB

    Suka

  6. fakfak dari dulu begitu…sampai sekarang masih begitu pula…karena kita belum berubah…yang berubah hanyalah waktu…..belajarlah dari backmind kita semua untuk bisa merubah maindset yang berlangsung terlalu lama itu…kalau tidak, kedepan kita masih seperti ini…sedih !!!
    yang harus dihindari :
    1. hindarilah politisasi sistim;
    2. hindarilah politisasi kelompok masyarakat;
    3. hindarilah politisasi birokrasi;
    4. hindarilah politisasi diantara PNS;
    5. hindarilah politisasi masyarakat;
    6. hindari politisasi melalui lempar issue, fitnah/saling menjatuhkan.

    yang harus dilakukan:
    1. gunakan sistim untuk memperkuat sektor ekonomi
    2. berdayakan kelompok masyarakat utk jalankan program ekonomi.
    3. birokrasi sebaiknya kembali melakukan pelayanan yang intensif-konstruktif-edukatif kepada masyarakat
    4. PNS jadilah pamong sejati
    5. masyarakat jangan mau dijadikan kelompok pemenang kepentingan kelompok tertentu
    6. kebiasaan issue, fitnah/saling menjatuhkan agar ditinggalkan krn bertentangan dengan agama juga tidak sejalan dengan adat istiadat (yakin bahwa adat istiadat kita orang fakfak tidak seperti Itu )
    tks. By ZAB, Jayapura

    Suka

  7. langkah dewan adat fakfak harus lebih tegas lagi dan terus memainkan perannya dalam menyelesaikan persoalan-persoalan yang berkaitan dengan hak-hak dasar. tudingan pengumpulan uang utk ketua KPUD dengan alasan gajinya kurang adalah tindakan caracter assasination yang sebenarnya tidak perlu terjadi dan bisa dihindari. tindakan itu menunjukkan kekurangdewasaan kita mengelola konflik dalam berdemokrasi.
    tudingan suap itu terlalu tendensius dan anlogic….krn sebenarnya yang punya uang itu siapa sich ??? jadi berjalanlah pada esensi demokrasi substansial dan kedepankan kepentingan rakyat diatas segala-galanya, tks. by ZAB.

    Suka

  8. kita harus malu dengan kabupaten lain di tanah papua. SDM kabupaten Fakfak diluar berjaya, klu kembali ke fakfak ???
    nah..pola ini harus dirubah dan sebagai kota tertua mestinya kita jauh lebih arif, mengedepankan realitas untuk kebersamaan. tks. by ZAB.

    Suka

  9. Kekerasan adalah tindakan kriminal dan harus diselesaikan melalui jalur hukum yang benar tegas tanpa ada intervensi, selamat berjuang kawan, Fak fak butuh pemimpin yang cerdas dan berpikir maju, selamat berpesta Demokrasi semoga tidak dicecerai dengan suap menyuap

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s