Aisyah Mosmafa Tinggalkan Lapas Fakfak

Melanjutkan tulisan kami sebelumnya tentang  seputar pemilu-kasus pemukulan ketua KPUD Kaimana, maka ikami lanjutkan berita mengenai Aisyah Mosmafa (terdakwa kasus pemukulan tersebut).

Lapas FakfakAisyah Mosmafa, terpidana kasus pemukulan Ketua KPUD Kaimana, bebas dari tahanan Lapas Fakfak, Sabtu (01/08). Aisyah resmi dijebloskan ke dalam sel pada Juni 2009 lalu, dan menjalani masa tahanan Lapas selama sekitar 2 bulan ini. Sebelumnya Aisyah ditangkap aparat Polisi di Kaimana, setelah memukul jatuh Zakarias Fenetiruma, Ketua KPUD Kaimana, usai Deklarasi Kampanye Damai dan Pembukaan Masa Kampanye Pemilu Legislatif 2009, tanggal 16 Maret, di Lapangan Taman Kota Kaimana.

Saat di halaman Lapas Fakfak, Aisyah Mosmafa, menegaskan akan tetap mempersoalkan masalah yang dialaminya. “Lebih cepat, lebih baik, ataukah mau dilanjutkan,” demikian Aisyah, senada yang disampaikannya kepada Jaksa beberapa hari sebelum bebas.

Selain itu, Aisyah sangat menyesalkan sikap Polisi selama penanganan kasusnya. Padahal, selama ini dirinya telah menunjukkan sikap kooperatif terhadap Polisi. Termasuk pernah melindungi oknum-oknum aparat Polisi Kaimana yang berlaku asusila, selingkuh, bermain judi, sabung ayam dam mabuk. Aisyah juga pernah menolong oknum aparat Polisi yang terluka karena ditusuk pisau istri sendiri karena ketahuan selingkuh dengan pramuria. Juga pernah mengamankan kendaraan roda dua milik Polisi yang parkir di halaman salah satu bar/rumah minum di Kaimana sepanjang malam sementara pemiliknya masih asyik selingkuh. Aisyah masih merahasiakan nama oknum-oknum aparat Polisi ini.

Baca lebih lanjut

Seputar Pemilu – Sidang Kasus Pemukulan Ketua KPUD Kaimana

Fakfak,05 Mei 2009 – Aisyah Mosmafa, terdakwa kasus pemukulan Ketua KPUD Kaimana diadili di Pengadilan Negeri Fakfak. Jaksa Penuntut, Sugiharto, membacakan keterangan sejumlah saksi yang tidak hadir dalam persidangan, termasuk saksi korban Zakarias Fenetiruma, Ketua KPUD Kaimanafighting

Saksi-saksi yang dibacakan keterangannya oleh Jaksa Sugiharto terdiri dari anggota-anggota KPUD Kaimana dan Panwaslu Kaimana. Sementara itu, Aisyah menolak keterangan para saksi terkait posisi dia saat kejadian itu. Baca lebih lanjut